Minggu, 12 Februari 2012


Masyarakat Kriptobiotik
Oleh : Alika Prasastia R


Rayap adalah serangga perusak kayu. Terdapat ratusan spesies tersebar di wilayah Indonesia. Beberapa di antaranya adalah yang paling bertanggungjawab atas kerusakan struktur bangunan atau material yang berbahan dasar kayu. Rayap Tanah (Coptotermes Curvignatus) adalah yang paling sering ditemui pada kerusakan kayu pada bangunan rumah. Rayap tanah membangun koloni di dalam tanah. Dalam setiap koloni terdapat milyaran individu yang terbagi ke dalam kasta-kasta dengan tugas yang berbeda-beda.
Masyarakat Berkoloni dalam Kasta
Rayap adalah binatang yang hidup berkoloni dalam jumlah yang sangat banyak. Rayap membangun sarangnya sebagai tempat untuk hidup, mencari makanan dan berkembang biak. Seluruh kehidupan rayap dilakukan didalam sarangnya. Dalam setiap koloni terdapat milyaran individu yang terbagi ke dalam kasta-kasta dengan tugas yang berbeda-beda.
Kasta reproduktif terdiri atas Rayap Ratu dan Raja tugasnya hanya untuk bereproduksi. Ratu dapat bertahan hidup hingga 25 tahun dan menghasilkan jutaan telur. Telur-telur yang menetas akan menghasilkan kasta rayap lain. Ciri-ciri yang khas dari rayap ratu yaitu memiliki bentuk perut yang besar (hingga sebesar ibu jari) yang mengandung ribuan telur. Raja sebenarnya  tak sepenting ratu jika dibandingkan dengan lamanya ia bertugas karena dengan sekali kawin, betina dapat menghasikan ribuan telur. Ratu ini tinggal di tengah-tengah sarang bersama Rayap Raja, hidup untuk makan dan bereproduksi.
Rayap Pekerja ini berjumlah ribuan dan hanya bertugas untuk mencari makan bagi koloninya. Pekerja selalu bergerak vertikal hingga menemukan makanannya di luar sarang, dengan membangun jalur-jalur yang terbuat dari tanah. Rayap Pekerja mengambil makanannya kemudian membawanya kembali ke sarang untuk memberikan makan pada sang Ratu.
Kasta prajurit adalah kasta yang melindungi koloninya dari musuh alami yaitu semut. Ciri khas dari kasta ini adalah memiliki kepala lebih besar berwarna gelap, memiliki capit dan bentuk tubuh yang kekar karena penebalan kulitnya agar mampu melawan musuh dalam rangka tugasnya mempertahankan kelangsungan hidup koloninya.
Anak mandul yang militan
Anak-anak yg menetas dari telur kerajaan rayap ini berbeda-beda sosok tubuhnya. Ada yang mempunyai rahang yang luar biasa besarnya, sehingga ditugaskan sebagai serdadu. Kasta perajurit bagian gigit-menggigit ini bisa jantan dan betina, tetapi semuanya mandul karena alat kelamin mereka tidak tumbuh sempurna. Dan kasta yang lainnya adalah saudara para rayap serdadu ini. Mereka memiliki rahang yg tidak begitu besar namun cukup kuat untuk menggerogoti kayu mati sampai keropos. Juga bertugas menyuapi  anak-anak dan sang ratu selain menggotong apa saja yg perlu digotong, Mereka juga dari jantan dan betina. Dan semuanya mandul.
Kemandulan masal ini karena telur yang ditetaskan mereka ini tidak dibuahi. Semacam telur hermafrodit. Kalau ada telur yg dibuahi oleh sperma sang raja rayap, anak yang kemudian lahir tentu saja normal, Tetapi ternyata sang ratu punya kebijakannya sendiri. Kalau ia memandang perlu agar sang anak tidak tumbuh menjadi anak subur, maka ia akan memberikan hormon feromon primer yang akan membuat macet perkembangan kelamin anak tersebut (yang nantinya akan terus menjadi robot mandul). Yang diberikan lewat mulut ketika anak bertugas menyuapi ibunya. Namun ketika sang ratu memandang perlu untuk menghasilkan anak yang akan meneruskan generasinya, ia tidak memberikan hormon pencegah dan membiarkan anak itu tumbuh menjadi mahluk berkelamin bisa jantan dan betina, yang nantinya akan kita sebut laron.
Makhluk Kriptobiotik
Rayap tanah adalah mahluk kripto-biotik,yaitu pola makan dan hidupnya selalu tersembunyi. Tubuh rayap dilapisi membran tipis yang peka sehingga serangga ini akan membawa tanah dan membentuk lorong-lorong untuk melindungi tubuhnya dari udara terbuka dan serangan dari binatang lain.
Rayap tanah akan selalu bergerak vertikal hingga menemukan makanan. Dalam bangunan seperti rumah tinggal, rayap tanah masuk melalui celah-celah tembok, menumpahkan protein di sapanjang jalur hingga menumbuhkan jamur, dan jamur akan mensitesa benda hingga menjadi lebih lunak dan dapat dilubangi oleh rayap. Ini adalah bentuk simbiosis mutualisma.
Ketika mereka menemukan struktur bangunan yang mengandung selulosa (kayu dan lapisan kertas pada gypsum), maka mereka akan segera memakannya dan menjadikan kayu sebagai sarang kedua untuk berkembang biak.
Nah, rayap tanah ini selain merugikan ternyata menguntungkan  bagi kelangsungan kehidupan dalam ekosistem kita. Mereka merupakan konsumen primer dalam rantai makanan yang berperan dalam kelangsungan siklus beberapa unsur penting seperti karbon dan nitrogen. 




Ditulis Oleh : Artikel ilmiah // 19.59
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Diberdayakan oleh Blogger.